Sepenggal Kisah Tentang hadji Poerwa Bratalegawa
Baca Artikel Lengkap
Artikel ini adalah konten pilihan. Bagikan ke media sosial untuk membuka akses penuh secara gratis.
Dalam Historiografi sejarah Jawa Barat, ada sebuah tokoh yang namanya telah menjadi legenda, ia hidup dalam memori kolektif masyarakat Sunda. Tokoh yang dimaksud adalah Haji Poerwa atau dalam literatur Sunda disebut juga dengan sebutan Bratalegawa. Ia menjadi sosok yang sampai sekarang kerap kali diperdebatkan. Gelar Haji yang melekat pada namanya menjadi pembicaraan yang tak kunjung selesai.
Gelar Haji Sejak Kapan?
Dalam obrolah santai di laman X Oman Fathurrahman, dikatakan bahwa, gelar Haji itu baru dikenal justru pada abad ke-17. Bisa kita lihat pada Manuskrip Sadjarah Banten yang pernah menyebut Haji Jayasanta, Haji wangsaraja, Haji Fatah dan lain-lain. Baru setelah itu muncul gelar Haji yang dikaitkan dengan sebagai Label oleh Belanda. Sedangkan Haji Poerwa sebagaimana sumber mengatakan hidup sekitar abad ke-13 atau ke-14. Jauh sebelum orang-orang Belanda datang ke Indonesia.
Share Artikel Untuk Membaca Full:
Saya sempat mengikuti diskusi tentang ketokohan ini dikampus. Akan tetapi memang pembahasan seputar Hadji Poerwa ini masih semu. Beberapa orang masih percaya hal tersebut masih sebatas tradisi.